Kontraktor Pabrik

Berbicara mengenai kontraktor, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kontraktor itu? Kontraktor merupakan pekerja lepas yang diberikan wewenang atau izin oleh perusahaan, untuk bekerja pada lingkungan perusahaan seperti kontraktor pabrik. Bisa juga pekerja lepas yang dipekerjakan oleh seseorang, untuk melakukan beberapa pekerjaan untuk lingkungannya.

Jenis pekerjaan lepas ini memang akan melakukan pekerjaan jika diminta oleh suatu pihak. Akan bekerja sesuai arahan atau sesuai prosedur yang terikat oleh sebuah perjanjian dan aturannya tersendiri. Perjanjian tersebut tentunya atas kesepakatan kedua belah pihak, sebagai bukti adanya kerja sama pada kedua belah pihak.

Begitu juga dengan kontraktor yang bekerja pada sebuah pabrik, ia akan bekerja mengikuti perintah atau keinginan yang diminta oleh pihak pabrik. Meskipun kontraktor pada umumnya tidak terikat langsung dengan pabrik, namun ia harus mengikuti aturan yang berlaku dalam suatu pabrik tersebut. Kali ini kami akan memberikan sedikit informasi mengenai pekerjaan tersebut, berikut ulasannya :

Tugas Kontraktor Pabrik

Seorang kontraktor akan melakukan beberapa tugas, seperti berikut:

  • Melaksanakan pekerjaan dari pihak pabrik dengan jujur dan baik.
  • Menjaga komunikasi dengan koordinasi pihak pabrik, agar tidak ada kesalahan, dan informasi akan selalu mengalir dengan baik.
  • Melakukan kerja lapangan sesuai arahan yang diberikan koordinasi atau pimpinan pabrik yang memberikan job.

Tugas lainnya adalah mengikuti kegiatan yang sedang berlangsung pada lingkungan pabrik. Contohnya seperti kegiatan olahraga, briefing, training safety, training quality dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Tanggung Jawab Kontraktor Pabrik

Selain memiliki tugas tentu saja kontraktor memiliki tanggung jawabnya sendiri, berikut beberapa tanggung jawabnya selama bekerja di lingkungan pabrik :

  • Selama  melakukan pekerjaan pada lingkungan pabrik, makawajib mematuhi perturan yang sudah diterapkan pihak pabrik.
  • Harus melakukan pekerjaan yang sesuai basic rule sesuai yang sudah diterapkan oleh pihak pabrik tersebut.
  • Mengerjakan apa yang sudah diberikan oleh pihak pabrik, sesuai dengan waktu yang telah tercantum atau harus bekerja tepat waktu.
  • Mendahulukan keselamatan saat bekerja, agar mengurangi risiko terjadinya suatu kecelakaan kerja. Contohnya, menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) saat melakukan sebuah pekerjaan, baik itu pekerjaan ringan ataupun berat.

Sebenarnya kontraktor pabrik merupakan sebuah tim yang tentu saja memiliki struktur organisasinya, yang juga memiliki seorang pemimpin. Begitu juga dengan perusahaan atau pabrik yang mempunyai struktur organisasinya sendiri. Namun, keduanya memiliki kesamaan yakni sama-sama bekerja dengan menyandang nama sebuah PT.

Pembeda untuk keduanya berada pada segibidangnya, jika pihak pabrik merupakan pihak pemberi pekerjaan. Sedangkan pihak kontruktor merupakan pihak yang melakukan pekerjaannya biasanya bergerak pada bidang Jasa.Yakni sebagai Ahli Teknisi atau sebagai Man Powernya.

Berikut ada beberapa contoh mengenai pekerjaan yang harus dilakukan oleh seorang kontraktor. Pekerjaan-pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan seorang kontraktor yang bergabung dengan pabrik :

  • Teknisi Elektrik, atau teknisi yang bekerja pada bidang Elektrik Mesin
  • Teknisi Mekanik, teknisi yang bekerja pada bidang Mekanikal Mesin
  • Teknisi Pipping, yakni teknisi yang bekerja pada bidang Instalasi Pipping suatu system Mesin Produksi

Biasanya yang sudah menjadi kontraktor pabrik tertentu, mereka sudah melakukan kerjasama yang cukup lama. Menandakan pihak pabrik sudah berlangganan menggunakan Jasakontraktor tersebut. Maka jangan heran jika ada kontraktor yang hidup berdampingan dengan sebuah perusahaan atau pabrik. Itu saja informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat!.

Baca Juga : Jasa pengurusan siujk

Baca Juga : Contoh inspirasi jasa desain rumah online

UNTUK KONSULTASI LEBIH LANJUT, CONTACT US:

CALL / WA : +628111280842

Email :  info@ashamanunggal.co.id